Kelebihan Bangsa Jawa

Dalam Layang Joyoboyo, Surat Mokoholo ayat ke-10 yang bunyinya:
“Awet kuwasane Gusti kang diparengake marang siro, luweh gede katimbang Gusti pareng kuwasane marang djalmo manungso. Supoyo bongoso Djowo kuwi biso nenuwon marang Gusti, nganggo bohoso ngawi, lan biso tjedak marang Gusti”.
== Sebab kekuasaan Tuhan yang diberikan kepada kalian (bangsa Jawa), lebih besar daripada manusia lainnya, supaya kalian bisa memohon kepada Tuhan, dengan menggunakan bahasa (kawi, halus) dan bisa mendekat kepada Tuhan.

Dalam tradisi kejawen, ada semacam kabar langit yang kemudian disusun dalam Layang Jayabaya, yang terbagi ke dala, beberapa kelompok dawuh Tuhan, yakni dari Joborolo, Mokoholo, Hosoropolo dan Hodjorolo. Dalam Mokoholo (10) disebutkan, bahwa bangsa Jawa itu didekatkan dengan Tuhan, atas kuasa Tuhan, namun semata-mata agar bisa bermunajat dengan bahasa rasa (kawi, kuno, yang halus), gampangnya bahasa ibu, untuk lebih dekat kepadaNYA.
Ini bukan soal klaim keunggulan ras, yang seperti terjadi pada bangsa Aria, Hitler, atau Parsia, atau Yahudi atau sejenisnya, dimana kuasa yang (diklaim) diberikan lebih oleh
Tuhan untuk menguasai manusia lainnya…..
=== he he he, indah bukan ajaran Jawa?….

Bersambung …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s