Pedal dan Cinta

kupancal pedal sepeda
berharap segera berjumpa
meski gelap dan dingin udaranya
malam jumat itu biasanya
hanya agar asyik bercengkrama
yang tua kirim do’a
yang muda bermanja
sekali,
kali kedua kemudian berkali-kali
akhirnya
menjadi ritual mencari cinta
istiqomah tak berbuah hati
apa adanya tak berbunga rasa
menanam pedal memanen kecewa
Surabaya, 14/05/2013, 23:46 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s