Keyakinan atas Jarak

Jika seseorang meyakini keberadaan Allah itu jauh, maka sebenarnya dia menegaskan adanya jarak antaranya dan Allah, dengan kata lain dia menuntut dirinya sendiri untuk menemukan sarana yang mendekatkan, dan karenanya dia disibukkan mencari, memilih dan mencoba sarana yang ditemui.

Jika seseorang meyakini keberadaan Allah itu dekat, maka sebenarnya dia sedang menegaskan bahwa antaranya dan Allah tidak ada apa-apa, dengan kata lain dia menuntut dirinya menanggalkan semua yang selain Allah, dan karenanya dia disibukkan untuk mengabaikan, melupakan dan mengacuhkan itu semua.

Jika seseorang meyakini keberadaan Allah itu Jauh juga Dekat, maka sebenarnya dia sedang menegaskan kebingungannya, dengan kata lain dia menuntut dirinya untuk membuktikan, dan karenanya dia disibukkan membongkar, mengulang dan memperjuangkan apa yang ditemui.

 

Jika seseorang tidak meyakini keberadaan Allah, maka sebenarnya dia sedang menegaskan bahwa dirinya adalah sesuatu, dengan kata lain tidak menuntut dirinya mengusahakan apapun, dan karenanya dia sibuk mempermainkan sesuatu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s