MENGAPA HARUS MEMBELA NKRI? (#4)

Bukankah yang memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia adalah leluhur kita? Kemerdekaan Indonesia, NKRI bukan hadiah Jepang atau Belanda atau Bagi hasil dari sekutu. Bukan pula yang berjuang adalah tentara dari Khilafah Ustmaniah. Bukan, tetapi mereka adalah saudara dan para pendahulu kita. Apa yang sudah diperjuangkan akhirnya membuahkan hasil, yakni NKRI. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah hasil … Lanjutkan membaca MENGAPA HARUS MEMBELA NKRI? (#4)

Iklan

MENGAPA MEMBELA NKRI? (#3)

Ini adalah alasan ketiga yang diajukan untuk menjawab pertanyaan pada judul tulisan. Alasan-alasan ini seperti sebelumnya, saya mendapatkan inspirasinya dari mengikuti kajian keNUan pada KH Marzuki Mustamar di Musholla kantor PWNU Jatim (Ahad, 24 Desember 2017). Beliau, waktu itu membuat analog tentang makan sate. Seseorang mulutnya bisa sangat berkeinginan, berselera untuk makan sate yang disukainya. … Lanjutkan membaca MENGAPA MEMBELA NKRI? (#3)

MENGAPA HARUS MEMBELA NKRI? (#2)

Tulisan ini masih satu rangkaian dengan tulisan saya sebelumnya, Mengapa Harus Membela NKRI #1¬†. Selain fakta bahwa bangsa Indonesia sudah sejak lama sudah memeluk Islam, fakta berikutnya yang tidak bisa dipungkiri adalah bahwa muslim di Indonesia adalah mayoritas, populasinya terbesar di dunia. Saat ini tak terbantahkan. Di Timur Tengah, banyak negara dengan penduduk mayoritas muslim, … Lanjutkan membaca MENGAPA HARUS MEMBELA NKRI? (#2)

MENGAPA HARUS MEMBELA NKRI? (#1)

Sesuai niat saya berbagi dengan apa yang saya peroleh mengikuti pengajian KH Marzuki Mustamar di Mushalla PWNU Jatim malam ini (24/12/2017). Beliau menjelaskan banyak alasan untuk menjawab pertanyaan seperti judul di atas. Catatan ini bukan sepenuhnya pendapat KH Marzuki Mustamar, tetapi sudah saya olah menurut kapasitas pemahaman saya atas apa yang beliau sampaikan dalam forum … Lanjutkan membaca MENGAPA HARUS MEMBELA NKRI? (#1)

Tumbal

"Den, apa yang aden perhatikan?" Yang ditanya, Raden Wirayudha kaget. Bagaimana Kyai Kabir bisa ada di tempat yang sama. Rasanya sudah lama, Wirayudha menyaksika¬† orang-orang yang dulu dikenalnya sekarang menjadi budak dari raja Iblis peranakan. Mereka menderita luar biasa menjalani kehidupan di alam ini. Wirayudha memang sengaja memasuki alam kematian, ia ingin membuktikan bahwa manusia-manusia … Lanjutkan membaca Tumbal

Serius, Soal Pemimpin Umat Islam?

SIAPA PEMIMPIN UMAT ISLAM? Isu mengenai siapa pemimpin umat Islam, khususnya di Indonesia menjadi hal yang jauh lebih menarik, sensitiv dan holistik ketimbang persoalan furu'iyah semacam bid'ahnya Maulid, perdebatan boleh tidaknya mengucapkan selamat natal kepada pemeluk kristiani, hukum ziarah kubur, jama'ah yasinan dan sejenisnya. Jika membuka kembali sejarah, soal sejenis juga dihadapi umat Islam awal, … Lanjutkan membaca Serius, Soal Pemimpin Umat Islam?

Berbisnis Rasa Cinta dan Benci

Kasus Firts Travel dan Sindikat Saracen mengajarkan satu hal bahwa rasa benci dan cinta bisa dibisniskan, dikapitalisasi, dimoneytasi. Siapa yang tidak mencintai agama yang diyakininya. Ketika orang bersemangat beribadah umrah, sebagai wujud kecintaan dan ketaatan kepada Agama, ada pihak yang bisa menarik keuntungan dari rasa cinta ini. Di sisi lain, kebencian juga bisa diekplorasi untuk … Lanjutkan membaca Berbisnis Rasa Cinta dan Benci